Reno Prawira Buka ASEAN International STEM Student Sharing 2026

nurlyanto

reno prawira

Sungai Pinyuh – Reno Prawira, S.STP., M.A., Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, secara resmi membuka kegiatan ASEAN International STEM Student Sharing 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada 18 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan sepenuhnya dalam bahasa Inggris ini diikuti sekitar 160 peserta dari berbagai sekolah dan menjadi wadah bagi siswa serta guru untuk berbagi pengalaman, hasil penelitian, dan inovasi proyek berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam lingkungan pembelajaran bertaraf internasional.

Dalam sambutannya, Reno Prawira menegaskan pentingnya penguatan pendidikan STEM untuk membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah. Menurutnya, kegiatan seperti ASEAN International STEM Student Sharing menjadi sarana yang efektif untuk memperluas wawasan siswa sekaligus menumbuhkan budaya inovasi sejak dini.

Kepala SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh, Jumarni, turut memberikan sambutan selamat datang kepada seluruh peserta. Sementara itu, perwakilan SEAMEO QITEP in Science, Rizwan Darmawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang membuka ruang kolaborasi dan pertukaran ide antar siswa dari berbagai daerah bahkan lintas negara ASEAN.

Acara ini juga menghadirkan para alumni Science Teacher Master Class, yaitu Dr. Risdiyanto, Rizka Novia Rohmawati, S.Pd.,Gr, Mona Farida, S.E., M.Pd., dan Khoirun Nisa, S.Pd.,Gr. Kehadiran mereka menjadi inspirasi bagi guru dan siswa dalam mengembangkan pembelajaran STEM yang inovatif dan relevan dengan tantangan masa depan.

SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh Tampilkan Tiga Proyek Ramah Lingkungan

Sebagai tuan rumah kegiatan, SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh menampilkan tiga proyek STEM bertema lingkungan yang dibimbing oleh Khoirun Nisa, S.Pd.,Gr, alumni Master Class sekaligus guru IPA SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh.

Proyek pertama dipresentasikan oleh Cherish Gracia dengan judul Eco Pads, sebuah inovasi yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Selanjutnya, Adhar Patrianur memperkenalkan proyek Eco Bloom Cat Litter, yaitu pengembangan pasir kucing yang lebih berkelanjutan dan minim dampak terhadap lingkungan. Sementara itu, Zhafira Vidya Lestari menampilkan proyek Ecoenzyme Liquid Soap, berupa pemanfaatan ecoenzyme menjadi sabun cair yang bernilai guna sekaligus membantu mengurangi limbah organik.

Ketiga proyek tersebut menunjukkan kepedulian siswa terhadap isu lingkungan melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan solusi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

SMP Alfa Centauri Bandung Tawarkan Solusi Energi Terbarukan

Pada sesi berikutnya, siswa dari SMP Alfa Centauri Bandung berbagi pengalaman mengembangkan proyek STEM yang berfokus pada energi terbarukan. Kegiatan ini didampingi oleh alumni Master Class Dr. Risdiyanto dan guru pembimbing Tata Koswara, M.Pd.

Tim yang terdiri atas Ghassan Xavian Virendra, Haidar Majid Muthahhari, Gaza Elrasyid Fahrurrozi, dan Rayhan Arviansyah Waluya mempresentasikan proyek berjudul “Designing a Wind Power Plant Prototype for Solving the Electricity Crisis”.

Melalui proyek tersebut, para siswa menunjukkan bagaimana energi angin dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif yang berpotensi membantu mengatasi berbagai tantangan terkait kebutuhan listrik di masa mendatang.

SMP Muhammadiyah 36 Jakarta Paparkan Inovasi Teknologi dan Bioteknologi

Sementara itu, SMP Muhammadiyah 36 Jakarta menghadirkan dua proyek STEM yang tidak kalah menarik. Kegiatan ini melibatkan alumni Master Class Mona Farida, S.E., M.Pd. bersama para guru pembimbing.

Proyek pertama dipresentasikan oleh Muhammad Athallah Arif Yusuf dengan judul “AUTOCRAT: Robot Automatic Rainwater Tank” yang mengintegrasikan teknologi otomatisasi dalam pengelolaan penampungan air hujan.

Selanjutnya, proyek berjudul “Pemanfaatan Eucheuma Cottonii dan Scoby Menjadi Minuman Probiotik” dipresentasikan oleh Rafasya Atharazka Arrazi dan Ziyad Adiva Harahap di bawah bimbingan Musnika Muharani, S.Pd. Proyek ini menunjukkan potensi pemanfaatan rumput laut dan scoby untuk menghasilkan minuman probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan.

Sekolah Indonesia Jeddah Perkenalkan Aplikasi Edukasi Budaya Indonesia

Partisipasi internasional dalam kegiatan ini hadir dari Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi. Dengan bimbingan Rizka Novia Rohmawati, S.Pd.,Gr, siswi Adeera Aufa Azzahra mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Pengembangan Aplikasi Interaktif Jelajah Nusantara Berbasis Android sebagai Media Edukasi dan Pembelajaran Budaya Indonesia untuk Pelajar di Luar Negeri.”

Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mempelajari berbagai budaya Indonesia secara interaktif melalui perangkat Android. Inovasi ini diharapkan dapat membantu pelajar Indonesia di luar negeri untuk tetap mengenal dan memahami kekayaan budaya tanah air.

Baca juga:

Memperkuat Jejaring dan Budaya Inovasi Siswa ASEAN

ASEAN International STEM Student Sharing 2026 menjadi ajang yang mempertemukan siswa, guru, dan praktisi pendidikan untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta inspirasi dalam mengembangkan proyek-proyek STEM yang berdampak bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ASEAN International STEM Student Sharing ini, para peserta tidak hanya belajar menyampaikan hasil penelitian dalam bahasa Inggris, tetapi juga memperoleh pengalaman berkolaborasi dalam forum internasional. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa pendidikan STEM memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak sekolah yang terdorong untuk mengembangkan pembelajaran STEM sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menampilkan karya dan inovasi mereka di tingkat nasional maupun internasional.

Popular Post

IFP dari Kemendikdasmen

Artikel

6 Manfaat Utama & Kelebihan IFP dari Kemendikdasmen: Ubah Kelas Jadi Digital Lab!

Di tengah gencarnya digitalisasi pendidikan, IFP dari Kemendikdasmen menjadi game changer yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Data per November ...

Tutorial Lengkap membuat media pembelajaran dengan Microsoft Sway

Artikel

Microsoft Sway: 4 Cara Mudah Membuat Media Pembelajaran Dinamis

Pendidikan adalah fondasi bagi perkembangan suatu bangsa. Namun, perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Tantangan utama saat ini ...

ubah halaman dari word ke pdf

Artikel

Cara Ubah Halaman Tertentu di Word ke PDF tanpa Software Tambahan

Mengonversi dokumen Word ke format PDF adalah cara terbaik untuk menjaga tata letak dan format tetap konsisten di berbagai perangkat. ...

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses