Bogor, 17 April 2026 – Sesdirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Temu Ismail, resmi membuka Rakernas I Ikatan Guru Indonesia 2026 di Kabupaten Bogor pada 17 April. Dalam sambutannya, ia menegaskan arah kebijakan GTK 2026 berfokus pada penguatan kualitas dan pemerataan pendidikan sesuai RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029. Empat prioritas utama yang ditekankan meliputi percepatan wajib belajar 13 tahun, peningkatan mutu pembelajaran lewat inovasi dan teknologi, pemenuhan layanan pendidikan keagamaan berkualitas di seluruh satuan pendidikan, serta penguatan pengelolaan guru dari hulu ke hilir.
“Guru adalah kunci transformasi pendidikan. Kebijakan 2026 kita arahkan agar guru makin profesional, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi penggerak pembangunan talenta nasional,” ujar Temu Ismail.
Pemerintah juga mendorong sejumlah game changers, di antaranya Program Hasil Terbaik Cepat, restrukturisasi pengelolaan guru dari formasi hingga kesejahteraan, serta penguatan pendidikan tinggi berbasis STEAM dan vokasi yang selaras dengan dunia kerja.
Also Read
Baca juga: IGI Sukses Gelar Rakernas I Tahun 2026
Ketua Umum IGI, Danang Hidayatullah, menyambut baik dukungan tersebut dan menegaskan IGI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan GTK serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru.
Rakernas berlangsung 17-19 April 2026 dengan tema “Bergerak Bersama, Berkarya Nyata, Memuliakan Guru”.
Tentang IGI
Ikatan Guru Indonesia adalah organisasi profesi guru yang berkomitmen pada peningkatan kompetensi, perlindungan profesi, kesejahteraan guru, dan inovasi pembelajaran di Indonesia.












Satu pemikiran pada “Sesdirjen GTK Kemendikdasmen Buka Rakernas I IGI 2026, Tekankan Mutu & Pemerataan Pendidikan”