Pulau Pinang, Malaysia – Sebanyak 30 guru sekolah dasar dari berbagai negara di kawasan ASEAN mengikuti program Regular Course yang diselenggarakan oleh SEAMEO Regional Centre for Education in Science and Mathematics (RECSAM) di Pulau Pinang, Malaysia. Program ini berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 10 Agustus hingga 4 September 2026, dengan fokus pada penguatan kapasitas guru dalam bidang sains dan matematika sekolah dasar.
Program pelatihan dibagi menjadi dua kelas utama. Sebanyak 16 peserta mengikuti kelas Sains dengan tema “Bridging Science and Primary Education through Effective Science Communication (Science Education – Primary School)”. Sementara itu, 14 peserta mengikuti kelas Matematika dengan tema “Integration of Game-Based Learning in STEM Education (Mathematics Education – Primary School)”.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru untuk berbagi praktik baik, mengembangkan kompetensi profesional, serta membangun jejaring pendidikan lintas negara di kawasan Asia Tenggara.
Also Read
Empat Guru Indonesia Menjadi Peserta

Indonesia mengirimkan empat guru sekolah dasar untuk mengikuti program bergengsi tersebut. Tiga guru mengikuti kelas sains, sedangkan satu guru mengikuti kelas matematika.
Kelas Sains
- Hidayat, M.Pd. – SDN Pulau Kelapa 02 Pagi
- Ary Luqnil Fauza, S.Pd., M.Pd. – SDN 2 Manjung
- Nurlyanto, S.Pd. – SD Negeri 01 Sungai Pinyuh
Kelas Matematika
- Tri Yulis Irawan, S.Pd. – SD Negeri 2 Kutayasa
Keikutsertaan para guru Indonesia ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan profesional berstandar internasional.
Belajar Inovasi Pembelajaran Sains dan Matematika

Pada kelas sains, peserta mempelajari berbagai strategi komunikasi sains yang efektif untuk membantu siswa sekolah dasar memahami konsep-konsep ilmiah secara lebih mudah dan menarik. Pendekatan ini menekankan pentingnya kemampuan guru dalam menyampaikan sains secara kontekstual, relevan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.
Sementara itu, peserta kelas matematika mendalami penerapan Game-Based Learning dalam pembelajaran STEM. Pendekatan berbasis permainan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, kemampuan pemecahan masalah, serta pemahaman konsep matematika secara lebih menyenangkan.
Membangun Jejaring Pendidikan ASEAN
Selain mengikuti sesi akademik, para peserta juga berkesempatan berkolaborasi dengan guru-guru dari berbagai negara ASEAN. Pertukaran pengalaman, diskusi kelompok, dan presentasi proyek menjadi bagian penting dalam membangun wawasan global sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan regional.
Melalui program ini, para guru diharapkan mampu membawa pulang berbagai inovasi dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Pengalaman belajar di SEAMEO RECSAM menjadi bekal berharga untuk menciptakan pembelajaran sains dan matematika yang lebih kreatif, kolaboratif, dan relevan dengan tantangan abad ke-21.
Dengan partisipasi aktif dalam program internasional seperti ini, guru-guru Indonesia terus menunjukkan peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam komunitas pendidikan Asia Tenggara.











